Gangguan Stres Pascatrauma Dapat Diobati Dengan Ekstasi?

Seluruh ini berawal dari ungkapan sejumlah tentara Amerika Serikat yang sebelumnya berjuang di negara Irak pada tahun 2007 yang lalu. Mereka mengaku kalau pengalaman mereka begitu mengerikan sekaligus juga memilukan hingga akhirnya mereka menderita PTSD.

“Otak saya bekerja terus tanpa henti, kewaspadaan saya sangat begitu tinggi hingga rasanya letih sebab seringkali diiringi kecemasan berlebih. Saya bersikap aneh dirumah serta itu membagikan akibat buruk pada keluarga saya,” jelas salah 1 tentara selamat dari ledakan bom mobil di negara Irak, Tony Macie ketika diwawancarai The Independent, mengutip Selasa (27/12/2016).

Laki-laki berusia 29 tahun ini lalu menceritakan bagaimana dia sering merasa cemas, depresi serta sulit tidur. Dia mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, anti-depresan serta pun juga minum alkohol supaya dapat pulih kembali seperti orang normal.

Seluruh upayanya itu faktanya sia-sia sebab kondisinya malah memburuk. Dia lalu coba memanfaatkan ekstasi yang mempunyai kandungan MDMA untuk menanggulangi masalah kejiwaaanya itu.

Hasilnya pun cukup mengejutkan cuma sekali pemakaian, kondisinya jadi membaik.

“MDMA itu menolong saya hadapi rasa trauma tanpa ada rasa takut ataupun pun cemas, saya pun dapat melanjutkan hidup saya dengan normal,” jelasnya.

Dia menambahkan, “Hal itu sudah mengubah hidup saya sepenuhnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *